Literatur

Artikel Rohani

13+

Artikel

Firman

dan Kebenaran

Artikel 05 Jul 2026

Kitab Suci, Roh Kudus, dan Roh Manusia

Yohanes 5꞉39‑40 mengatakan, “Kamu menyelidiki Kitab‑kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh‑Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab‑kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada‑Ku untuk memperoleh hidup.” Dari dua ayat dalam Alkitab ini kita dapat melihat tiga hal꞉ pertama, Kitab Suci memberi kesaksian tentang Tuhan; kedua, orang mungkin menyelidiki Kitab Suci tetapi tidak mau datang kepada Tuhan untuk memperoleh hayat; ketiga, cara yang tepat untuk menyelidiki Kitab Suci adalah dengan datang kepada Tuhan untuk memperoleh hayat, yang menunjukkan bahwa menyelidiki Kitab Suci dan datang kepada Tuhan seharusnya merupakan hal yang sama. Ketika kita menyelidiki Kitab Suci, kita harus berkontak dengan Tuhan, dan untuk berhubungan dengan Tuhan, kita perlu menyelidiki Kitab Suci. Ini menunjukkan bahwa kedua hal ini, berhubungan dengan Tuhan dan membaca firman‑Nya, seharusnya tidak pernah dipisahkan. Ketika kedua hal ini menyatu menjadi satu, kita memperoleh hayat.

Baca Selengkapnya
Artikel 28 Jun 2026

Sifat dan Fungsi Firman Allah

Ibrani 5꞉12‑14, mengatakan, “Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas‑asas pokok dari perkataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab setiap orang yang terus minum susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang memiliki indra yang terlatih untuk membedakan yang baik dari yang jahat.” Kata “indra” mengacu kepada perasaan, menyiratkan kekuatan persepsi yang bergantung bukan saja pada kemampuan mentalitas kita, tetapi juga pada pengertian rohani kita. Dalam ayat‑ayat ini pemikiran penulis adalah firman Allah bukan hanya sebagai pengajaran, tetapi juga sebagai susu dan makanan keras.

Baca Selengkapnya
Artikel 22 Jun 2026

Bejana yang Terbuka Bagi Allah (2)

Allah ingin orang‑orang tebusan‑Nya mengasihi Dia sampai pada puncaknya, tetapi tidak mencoba untuk mengerjakan sesuatu bagi Tuhan. Ini adalah cobaan bagi kita setiap hari. Kita terlalu sering berada di dalam pencobaan setelah kita berdoa. Anda berpikir bahwa setelah berdoa Anda mendapatkan kekuatan dan motivasi untuk mengerjakan sesuatu. Kelihatannya Anda dimotivasi oleh Allah melalui doa. Sebenarnya, motivasi ini sepenuhnya adalah ego.

Baca Selengkapnya
Artikel 14 Jun 2026

Bejana yang Terbuka Bagi Allah (1)

Pada awal Allah menciptakan manusia, Allah tidak bermaksud untuk meminta manusia mengerjakan sesuatu bagi‑Nya. Kehendak hati Allah adalah menciptakan satu bejana untuk menampung Dia dan mengekspresikan Dia, karena itu Allah hanya menginginkan bejana itu terbuka. Apakah sebenarnya makna dari kejatuhan manusia dan sifat sebenarnya dari kejatuhan manusia?

Baca Selengkapnya
Artikel 08 Jun 2026

Dikurangi untuk Memperhidupkan Kristus

Pada suatu hari, setelah kita mendapat belas kasih Tuhan, bertobat dan percaya Tuhan, kita menerima Dia. Sejak saat itu, kita menjadi sangat lincah. Tetapi setelah Anda aktif dan agresif, Anda seperti kuda betina di dalam kitab Kidung Agung.

Baca Selengkapnya
Artikel 31 May 2026

Memperhidupkan Kristus Secara Aktif‑Pasif (2)

Injil Yohanes pasal 15 adalah satu pasal yang paling penting. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu (Yoh. 15꞉4). Semakin kita memberi tahu Tuhan untuk membantu kita, Tuhan semakin tidak mengerjakan apa‑apa. Anda sekalian yang pernah demikian menuntut Tuhan dapat bersaksi bahwa penuntutan semacam itu tidak berguna, doa semacam itu juga tidak berguna. Misalkan, satu ranting dari pohon mengetahui bahwa dia harus tinggal di dalam pohon, dan juga membiarkan pohon itu tinggal di dalam dia. Semakin ranting ini berlatih untuk tinggal di dalam, maka ranting itu akan semakin patah. Tinggal di dalam yang sesungguhnya, bukanlah suatu latihan, melainkan adalah suatu perkara yang wajar. Tetapi bukanlah perkara yang mudah bagi kita untuk masuk ke dalam kondisi yang alami ini.

Baca Selengkapnya
Artikel 24 May 2026

Memperhidupkan Kristus Secara Aktif‑Pasif (1)

Kisah Para Rasul pasal 2꞉40 mengatakan, “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.” Maksud dari memberi diri di selamatkan adalah Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri. Jika Anda dapat menyelamatkan diri Anda sendiri, ini pasti mengacu kepada keselamatan berdasarkan perbuatan Anda. Barangsiapa yang menganggap bahwa keselamatan adalah melalui perbuatan, adalah bidah. Keselamatan bukanlah melalui perbuatan, keselamatan melainkan berdasarkan kasih karunia (Ef. 2꞉8). Ini adalah prinsip dasar. Lalu mengapa Petrus berkata, 'berilah dirimu diselamatkan'?

Baca Selengkapnya
Artikel 21 May 2026

Dibongkar untuk Memperhidupkan Kristus

Hampir setiap orang Kristen adalah sejenis manajer terhadap Kristus. Kata yang cocok digunakan adalah 'manajer', dan bukan kata mengontrol atau menguasai. Setiap orang Kristen adalah majikan; Kristus bukan majikannya, Andalah majikannya. Jika Anda adalah seorang Kristen yang mengasihi dunia, Anda pasti akan memerintahkan Kristus untuk menempuh jalan Anda yang duniawi. Bahkan orang-orang yang berbuat dosa pun sedikit banyak juga dapat membawa Kristus untuk menempuh jalan mereka yang berbuat dosa.

Baca Selengkapnya
Artikel 10 May 2026

Memperhidupkan Kristus Dengan Dipenuhi Oleh Firman

Tuhan mengatakan diluar Aku, kita tidak dapat melakukan apa pun (Yoh 15꞉5), tetapi sebenarnya kita dapat melakukan banyak hal diluar dari diri‑Nya. Terpisah dari diri‑Nya kita dapat berdoa, kita dapat membaca Alkitab, kita dapat memberitakan Injil, kita dapat melakukan segala‑galanya dalam agama Kekristenan hari ini.

Baca Selengkapnya
Artikel 05 May 2026

Memperhidupkan Kristus Dengan Firman dan Roh

Kita tahu bahwa keseluruhan hasrat hati Allah Tritunggal adalah menggarapkan diri‑Nya sendiri ke dalam Anda supaya Anda dapat memperhidupkan Dia. Hasrat hati Allah adalah Anda memperhidupkan Dia. Sekarang kita dapat mengerti Kejadian 1꞉26. Allah menciptakan kita dalam gambar dan rupa‑Nya dikarenakan hasrat hati‑Nya adalah Dia menginginkan diri‑Nya sendiri digarapkan ke dalam diri kita untuk menjadi hayat kita dan sifat kita, bahkan menjadi watak kita, karakter kita, hidup kita. Kita punya gambaran yang jelas di dalam Alkitab bahwa kita adalah bejana ciptaan Allah dengan bentuk Allah, gambar Allah, dan rupa Allah.

Baca Selengkapnya
Menampilkan 1 sampai 10 dari 13 artikel